Ejakulasi dini adalah gangguan seksual umum yang dialami oleh hampir semua pria. Pria yang terkena ejakulasi dini tidak mampu menahan kapan keluarnya sperma disaat ia atau pasangan inginkan. Penyebab ejakulasi dini bisa bermacam-macam tergantung dari kondisi masing-masing pria. Gangguan ini biasanya terjadi sesaat setelah dimulainya atau bahkan sebelum aktivitas penetrasi penis ke vagina.

Durasi yang ideal atau pas saat berhubungan seksual sebenarnya tidak ditentukan secara pasti, karena hal ini tergantung pada keinginan dan kepuasan masing-masing pasangan. Namun sebuah penelitian menghasilkan tentang berapa lama durasi hubungan seks sebaiknya berlangsung, yaitu sekitar lebih dari lima menit bagi pria untuk mencapai ejakulasi setelah awal dimulainya penetrasi seksual.

 

Faktor-faktor penyebab ejakulasi dini

Penyebab ejakulasi dini yang menimpa kaum pria pada umumnya oleh dua faktor utama, yaitu faktor fisik dan faktor psikologis.

  1. Faktor fisik

 

  • Gangguan kondisi fisik yang mengidap berbagai macam penyakit seperti diabetes, hipertensi (darah tinggi), kolesterol, dan pengerasan pembuluh darah arteri
  • Mempunyai trauma saraf karena cedera atau penyakit yang mengganggu hubungan sistem saraf dengan alat vital pria, contohnya cedera tulang belakang, multiple sclereosis, stroke, dan prostat.
  • Gangguan hormonal pada kelenjar tiroid
  • Gangguan pada senyawa kimia dalam otak
  • Mempunyai penyakit jantung
  • Akibat konsumsi alkohol, dan obat-obatan terlarang
  • Efek samping dari obat resep dokter untuk penyakit tertentu lainnya

 
     2. Faktor psikologis 

  • Mengalami gangguan kecemasan
  • Sedang berada dalam kondisi stress atau depresi
  • Mempunyai trauma tertentu di masa lalu yang berhubungan dengan hal seksual
  • Tuntutan dari pasangan tentang hubungan seksual yang diinginkan
  • Merasa tidak percaya diri terhadap penampilan dan kemampuan yang dimiliki

     

     

     

    Apa saja gejala yang muncul pada pria yang terkena ejakulasi dini?

    • Terjadi ereksi yang yang bergitu cepat pada saat melakukan hubungan seksual yang diikuti oleh keluarnya cairan pelumas pada pria sebelum mengalami ejakulasi. Tanda ini bisa menjadi kemungkinan bahwa pria telah mengalami ejakulasi dini pada tahap awal

     

    • Ejakulasi dini terjadi jika pria mencapai klimaks sebelum pasangan ataupun Anda mengalami kepuasan pada saat berhubungan seksual

     

    • Para ahli kesehatan mengatakan bahwa gejala ejakulasi dini ditunjukkan jika penis di dalam vagina tidak lebih dari d=2 menit.

     

    • Pria yang mengalami ejakulasi hanya dengan diberikan rangsangan berupa sentuhan, rabaam, atau menonton video porno

     

    • Pria mengalami kesulitan untuk melakukan gerakan penetrasi sekaligus mengendalikan ejakulasi


Bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini?

Untuk mengatasi ejakulasi dini, Anda perlu berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter. Karena dengan sejumlah pemeriksaan medis yang dilakukan, akan diketahui apa penyebab ejakulasi dini dan bagaimana penanganan yang tepat dan sesuai kondisi pasien.

Pada awal pemeriksaan dokter biasanya akan menanyakan tentang riwayat kesehatan Anda, kehidupan seksual, dan mungkin akan melakukan beberapa tes seperti tes fisik, tes urin, dan tes darah untuk memeriksa level hormon pria.

Gejala dan penyebab ejakulasi dini dapat Anda kurangi dengan menerapkan gaya hidup seperti:

  • Olahraga secara teratur
  • Hindari merokok dan minum alkohol
  • Menemukan cara untuk mengurangi stress dalam hidup
  • Memperbaiki hubungan Anda dan pasangan dengan cara komunikasi yang saling jujur dan terbuka