Apakah Anda mengetahui tentang disfungsi ereksi? Disfungsi ereksi adalah kondisi yang harus diwaspadai keberadaannya oleh kaum pria. Penting bagi pria untuk mengetahui lebih banyak informasi mengenai disfungsi ereksi, karena ini menyangkut masalah seksual pria.
 
Disfungsi Ereksi adalah kondisi dimana pria tidak mampu untuk memulai bahkan mempertahankan ereksi penis ketika berhubungan seksual. Ada banyak faktor yang menyebabkan kondisi ini terjadi dan biasanya disebabkan oleh tidak lancarnya sistem aliran darah menuju penis.
 
Disfungsi ereksi adalah gangguan seksual yang dapat menyerang kaum pria dan dikenal juga dengan sebutan impotensi. Beberapa pria yang pernah mengalami kondisi ini menganggap bahwa ini adalah kondisi yang normal, namun hal ini tentu sangat berpengaruh pada aktivitas seksual.
 
Banyaknya pria yang tidak menyadari, bahwa disfungsi ereksi adalah sebuah kondisi yang dapat berbahaya dan berdampak buruk pada fungsi seksual seorang pria. Itulah, pentingnya seorang pria mengetahui tentang impotensi dan mencegahnya sedini mungkin.
 

Siapa Saja yang Berisiko Menderita Disfungsi Ereksi?

 
Disfungsi ereksi adalah gangguan seksual yang dapat menyerang pria dari segala macam usia. Meskipun, awalnya ini termasuk jenis gangguan seksual yang biasanya hanya menyerang kaum pria dengan usia dewasa.
 
Namun, saat ini gangguan seksual ini banyak menyerang kaum pria dengan usia yang lebih muda. Tetapi, banyak pria muda yang tidak mempercayai bahwa mereka berisiko untuk menderita gangguan seksual ini dan tidak sedikit dari mereka yang mengabaikan kondisi ini.
 
Saat ini, siapapun pria yang memiliki faktor yang dapat menyebabkan impotensi, maka mereka memiliki risiko untuk menderita gangguan seksual ini.
 

Lalu, Apa yang Menyebabkan Pria Mengalami Disfungsi Ereksi?

 
Penyebab utama seorang pria mengalami disfungsi ereksi biasanya terjadi, karena tidak lancarnya aliran darah menuju penis, sehingga menyebabkan pria sulit untuk memulai ataupun mempertahankan ereksi penis ketika berhubungan seksual.
 
Biasanya, pria yang pernah mengalami operasi panggul atau penderita tulang belakang, maka dapat menjadi penyebab pria mengalami disungsi ereksi. Hal ini berkaitan dengan terganggunya sistem syaraf yang terdapat pada penis.
 
Gangguan psikologis, seperti perasaan cemas, depresi dan stress juga dapat menyebabkan pria mengalami disfungsi ereksi. Biasanya, kondisi ini sering terjadi pada pria dengan usia lebih muda dan ini sangat mempengaruhi fungsi seksualnya.
 
Pria yang memiliki kebiasaan merokok, mengkonsumsi alokohol, obat-obatan terlarang dan malas berolahraga berisiko untuk menderita gangguan seksual ini. Kondisi ini dapat mempengaruhi kelancaran aliran darah yang dapat menyebabkan sulitnya pria untuk memulai bahkan mempertahankan ereksi.
 

Ciri Ciri Pria Menderita Disfungsi Ereksi

 
Gejala utama disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan untuk memulai ereksi. Namun, biasanya pria juga akan mengalami kesulitan untuk mempertahankan ereksi penis hingga aktivitas seks selesai. Biasanya, pria yang dapat memulai ereksi akan kesulitan untuk mempertahankan ereksinya dan hampir tidak mendapatkan ereksi untuk kedua kalinya.
 
Seorang pria yang mengalami disfungsi ereksi juga akan ditandai dengan menurunnya gairah seksual. Biasanya, pria enggan untuk masuk kedalam obrolan yang membahas tentang topik seksual. Penderita juga tidak bergairah dan merasa bersalah untuk melakukan hubungan seks, karena tidak mampu memuaskan pasangannya selama berhubungan seks.
 
 

Apakah Disfungsi Ereksi Bersifat Permanen?

 
Umumnya, disfungsi ereksi bukan hal yang berbahaya dan ini bisa dikatakan sebagai kondisi yang normal apabila terjadi hanya satu atau dua kali selama riwayat berhubungan seksual. Namun, banyak pria yang mengalami komplikasi buruk akibat kondisi ini.
 
Disfungsi ereksi bisa menjadi permenan pada pria yang terus menerus membiarkan kondisi ini tanpa melakukan penanganan apapun. Hal ini biasanya terjadi, karena adanya gangguan seksual jenis lainnya seperti ejakulasi dini bahkan lemah syahwat.
 
Jika sudah sampai pada tahap ini, maka ini sangat buruk dan bisa menjadi gangguan seks yang permanen. Kondisi ini juga mempengaruhi sistem reproduksi pria yang memungkinkan pria untuk mengalami infertilitas atau ketidaksuburan.
 

Apakah Disfungsi Ereksi Dapat Disembuhkan?

 
Disfungsi ereksi termasuk jenis gangguan seksual yang dapat disembuhkan. Namun, hal ini harus dilakukan dengan cara yang tepat dan melakukan pengobatan sedini mungkin. Sehingga, lebih memudahkan dokter untuk mengatasi gangguan seksual ini.
 
Namun, untuk sembuh dari gangguan seksual ini tidak disarankan bagi Anda untuk melakukan pengobatan sembarangan, seperti hanya mengkonsumsi obat-obatan yang dikenal ampuh dalam mengatasi semua jenis gangguan seksual.
 
 

Lalu, Bagaimana Tindakan Pengobatan yang Tepat Untuk Disfungsi Ereksi?

 
Untuk mengobati disfungsi ereksi adalah harus menggunakan tindakan pengobatan yang tepat agar tindakan pengobatan lebih maksimal. Pengobatan harus sesuai dengan kondisi yang menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi dan sesuai dengan tingkat keparahan yang sedang Anda derita.
 
Percayakan tindakan pengobatan dengan ahli andrologi ataupun pakar seksual. Segera lakukan pemeriksaan dengan dokter saat Anda mengalami kesulitan untuk memulai bahkan mempertahankan ereksi penis pada tahap awal.
 
Karena, tindakan pengobatan di awal akan lebih memudahkan proses pengobatan. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan Anda tindakan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda. Biasanya, dokter akan memberikan beberapa obat atau menyarankan Anda untuk melakukan terapi.
 
Sebaiknya, selama proses pengobatan terjadi ada baiknya Anda mengimbanginya dengan olahraga rutin. Olahraga dapat membantu melancarkan sistem aliran darah dan mencegah Anda untuk mengalami impotensi.
 
Nah, disfungsi ereksi adalah gangguan seksual yang tidak begitu berbahaya. Namun, disfungsi ereksi adalah kondisi yang harus diwaspadai oleh kaum pria, karena dapat mengakibatkan komplikasi dan berdampak sangat buruk bagi fungsi seksual.
 
Jika Anda salah satu pria yang menderita impotensi, maka segera lakukan pemeriksaan dengan dokter Klinik Apollo melalui 081233881616 atau dengan melakukan konsultasi online melalui layanan konsultasi yang sudah tersedia dibawah ini.