Penyakit seksual menular gonore atau penyakit kencing nanah selain menyerang bagian reproduksi pria maupun wanita juga bisa menyerang tenggorokan. Gonore tenggorokan disebabkan oleh aktivitas seksual berupa seks oral yang alat kelamin pasangannya telah terinfeksi bakteri Neisseria Gonorrhoeae. Bakteri ini juga sering ditemukan di dubur, serviks, atau pada mata bayi yang tertular bakteri gonore saat proses persalinan. 

 
 


Cara penularan penyakit gonore :

  • Hubungan seksual dengan pasangan yang telah terinfeksi bakteri gonore (seks vaginal, anal, ataupun oral)
  • Alat mainan seks yang telah terkontaminasi atau tidak dilapisi dengan kondom ketika digunakan
  • Ibu hamil yang menularkan bakteri gonore kepada bayinya saat proses persalinan
 
Gejala gonore pada tenggorokan


Gonore tenggorokan adalah penyakit menular seksual yang perpindahannya ke orang lain melalui hubungan seks dalam bentuk seks oral atau melalui ciuman mulut yang dalam (deep kissing). Gejala gonore tenggorokan umumnya akan muncul pada hari ke 7 hingga hari ke 21 setelah terjadi kontak dengan cairan pasangan yang telah terinfeksi bakteri gonore. Gejala gonore tenggorokan antara lain :
  • Sakit pada tenggorokan setelah melakukan seks oral
  • Sakit pada tenggorokan pada saat menelah
  • Tenggorokan berubah kemerahan dan terasa panas
  • Sakit tenggorokan terus menerus padahal sedang tidak terserang flu atau batuk
  • Muncul bercak-bercak putih pada tenggorokan
 
Banyak penderita gonore tenggorokan seringkali tidak menyadari mereka telah tertular bakteri ini melalui seks oral. Hal ini disebabkan gejala gonore tenggorokan mirip dengan gejala batuk atau radang tenggorokan biasa, bahkan pada beberapa kasus tidak menunjukkan gejala yang spesifik.
Banyak sekali orang-orang yang melakukan aktivitas seks oral tanpa menggunakan kondom, padahal hal ini sangat berisiko menularkan penyakit gonore pada tenggorokan. Penyakit ini lebih sulit ditangani karena terdapat lebih sedikit pembuluh darah sehingga penanganannya akan lebih sulit mencapai pembuluh darah.


 
Bagaimana proses terinfeksi gonore pada tenggorokan?

 
Penyebab gonore tenggorokan yang paling utama adalah kontak dengan cairan alat kelamin yang telah terinfeksi bakteri gonore melalui seks oral. Jauh lebih mudah tertular gonore tenggorokan pada wanita (memasukkan penis pasangan ke dalam mulut) dibandingkan dengan seks oral vagina (menjilat atau menghisap vagina pasangan).
Oleh karena itu, jika Anda mengalami gejala gonore tenggorokan seperti yang telah disebutkan diatas, atau Anda memiliki risiko tertular gonore tenggorokan walaupun belum menunjukkan gejala apapun, segeralah pergi ke dokter untuk memeriksakan diri. Gonore yang terlambat dideteksi bisa mengakibatkan bahaya bakteri yang akan semakin menyebar bahkan membusuk.
 


Diagnosa dan penanganan gonore tenggorokan
 

Gonore tenggorokan dapat didiagnosa melalui sejumlah pemeriksaan medis yang dilakukan oleh dokter. Dokter akan melakukan pengambilan sampel dari cairan tenggorokan Anda dan melihatnya di laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan dan tindakan khusus lebih lanjut. Selain itu, dokter mungkin juga akan menanyakan tentang keluhan-keluhan lain yang Anda alami dan riwayat hubungan seksual terakhir yang Anda lakukan.
Dalam mengobati gonore tenggorokan pada tahap awal, dokter biasanya akan memberikan pasien suntikan antibiotik ceftriaxone, atau antubiotik lainnya berupa tablet. Antibiotik ini harus benar-benar rutin diminum hingga habis dan sesuai dengan anjuran dokter.