Raja singa atau umumnya dikenal dengan penyakit sifilis adalah infeksi menular seksual yang dapat menyebabkan kondisi yang mengancam jiwa jika tidak diobati. Baik pria maupun wanita bisa terkena penyakit. Tanpa pengobatan, infeksi dapat menyebabkan penyakit jantung, kebutaan, masalah mental, atau kematian.

Apa itu sifilis?
Sifilis adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Ini dapat menyebabkan kondisi yang mengancam jiwa jika tidak dirawat. Sifilis adalah infeksi menular seksual (IMS), yang artinya menyebar dengan berhubungan seks dengan orang yang terinfeksi. Jika Anda menderita sifilis, Anda bisa menyebarkannya kepada orang lain. Baik pria maupun wanita bisa terkena penyakit. Tanpa pengobatan, infeksi dapat menyebabkan: 
  • Penyakit jantung
  • Gangguan saraf
  • Kerusakan otak
  • Cacat mental
  • Kebutaan
  • Komplikasi ini berkembang selama bertahun-tahun.

Bagaimana gejala penyakit sifilis?

Gejala sifilis tergantung pada tahap infeksi, tahapan sifilis adalah: 

1. Sifilis primer

Nyeri yang halus, merah, tanpa rasa sakit chancre yang berkembang pada organ seks atau di dalam mulut. (Rasa sakit juga dapat berkembang di bagian dalam tubuh, di mana tidak dapat dilihat.) Rasa sakit hilang dengan sendirinya dalam 1 sampai 6 minggu.       

2.   
Sifilis sekunder 

Setelah chancre hilang, ruam kulit berwarna merah muda dan bergelombang dapat muncul pada semua atau sebagian tubuh. Demam, sakit tenggorokan, nyeri tubuh, sakit kepala, hilang nafsu makan atau gejala mirip flu lainnya dapat muncul. Gejala-gejala ini bisa ringan dan bisa datang dan pergi lebih dari 1 hingga 2 tahun. Tahapan ini adalah yang paling menular dari semua tahapan. Sekitar 1/3 individu yang tidak diobati dengan sifilis primer akan berlanjut ke tahap kedua ini. Pada sifilis sekunder, bakteri telah menyebar dalam aliran darah dan telah mencapai jumlah tertinggi. Tanpa perawatan, hingga 1/3 pasien akan mengembangkan komplikasi sifilis stadium lanjut. 

3.     Sifilis laten 
Ini adalah tahap sifilis di mana Anda tidak memiliki gejala. Ini berlangsung tanpa batas, namun, setelah dua tahun Anda tidak lagi dianggap menular. Selama waktu ini, sifilis mungkin masih mempengaruhi jantung, otak, saraf, dan tulang Anda.

4. Sifilis tersier

Jika infeksi sifilis tidak diobati, bisa berlanjut ke tahap ini, juga disebut sifilis tersier, yang ditandai oleh masalah berat yang terkait dengan jantung, otak dan sistem saraf, dan dapat menyebabkan kelumpuhan, kebutaan, tuli, impotensi, demensia dan bahkan kematian.

Bagaimana cara mencegah agar tidak tertular penyakit sifilis?

Cara terbaik untuk mengurangi risiko tertular sifilis adalah menggunakan kondom dan pelumas setiap kali Anda bermain, tetapi ingatlah bahwa hanya area yang tertutup oleh kondom terlindung dari infeksi.

Mengalami sifilis? Konsultasikan pada klinik Apollo

Klinik Apollo adalah Spesialis Penyakit Kulit Dan Kelamin, yang berpengalaman dalam bidangnya serta memiliki peralatan medis yang modern serta privasi pasien terjaga.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai sifilis, atau Anda memiliki pertanyaan lainnya Anda dapat berkonsultasi dengan Klinik Apollo di nomor 081233881616