Penyakit sifilis atau yang sering juga disebut dengan raja singa, adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum. Sebagian besar kasus sifilis menular melalui hubungan seksual berisiko walaupun penyebab lainnya bisa dari kontak cairan tubuh lainnya, misalnya melalui darah penderita yang telah terinfeksi bakteri ini.

 




Ciri dan Gejala Penyakit Sifilis
 


Gejala sifilis pada pria :

  • Keluar cairan yang tidak biasa dari penis
  • Rasa nyeri saat atau setelah melakukan hubungan seksual dan pada saat buang air kecil
  • Rasa nyeri di daerah sekitar anus pada orang-orang yang biasa melakukan seks anal
  • Munculnya luka kecil dan merah namun tidak terasa sakit pada daerah alat kelamin, anus, tenggorokan, dan lidah
  • Kulit timbul bintik-bintik merah dan bersisik pada telapak tangan dan kaki
  • Air kencing Anda berwarna gelap, feses berwarna terang, mata dan kulit berwarna kuning
  • Badan terasa demam dan nyeri serta rasa sakit pada seluruh tubuh.
 
Gejala sifilis pada wanita :

  • Pada tahap awal akan muncul luka atau memar kecil tanpa rasa sakit pada bibir luar vagina dan di dalam vagina, bukaan anus, atau di daerah mulut
  • Adanya ruam kemerahan di kulit yang muncul. Ruam ini kadang terlihat seperti penyakit kulit umum lainnya
  • Muncul kutil yang bisa berisi nanah di area vagina atau di dalam mulut
  • Muncul bercak putih yang tidak jelas di hidung, mulut dan vagina
  • Mengalami kerontokan rambut pada bagian tertentu
 

Hubungan seksual yang Bisa Menularkan Sifilis

 
  1. Penetrasi penis dan vagina
 
Aktivitas seksual penetrasi penis dan vagina merupakan salah satu penyebab paling umum seseorang tertular sifilis. Ketika melakukan hubungan seksual, bakteri pallidum yang terdapat pada alat kelamin (di penis maupun vagina) akan langsung menyebar pada antar sentuhan dan gesekan.  Terlebih, jika cairan orgasme salah satu penderita terkena kelenjar getah bening dan akhirnya akan menyebar ke seluruh tubuh.

 
  1. Seks oral
 
Sifilis menular melalui hubungan seks oral, bentuk aktivitas seksual ini dengan cara memberikan rangsangan pada penis pria, atau vagina (termasuk klitoris, vulva, dan vagina) atau anus dari pasangannya dengan menggunakan bibir, mulut, dan lidah. Sudah banyak orang yang tertarik untuk melakukan hubungan seksual jenis ini, dan bahkan mereka menyangka jika seks oral amal dari penyakit menular seksual. Pada kenyataannya, seks oral merupakan salah satu cara paling tinggi penyebab seseorang terinfeksi penyakit sifilis.

 
  1. Seks Anal
 
Seks anal merupakan jenis hubungan seks dengan cara melakukan penetrasi penis ke anus. Seks seperti ini biasanya dapat menyebarkan bakteri dan virus-virus penyakit menular seksual lainnya dengan cepat karena anus manusia sangat minim kebersihan. Hal ini juga berlaku untuk penyakit sifilis yang menular melalui hubungan seksual anal.
 
Sifilis menular melalui hubungan seksual dengan mudah, biasanya karena adanya kontak dengan lesi terbuka di permukaan kulit atau mukosa yang ada pada penderita. Oleh karena itu, hindarilah hubungan seksual yang berisiko tinggi menularkan penyakit menular seksual, gunakan kondom sebagai pengaman, dan jauhi seks bebas seperti sering berganti-ganti pasangan.