Sebagian wanita pernah mengalami keputihan dan ini termasuk kondisi yang normal. Namun, ada beberapa wanita yang mengalami keputihan bau amis dan banyak dari mereka yang berpikir, bahwa ini juga termasuk kondisi yang normal.
 
Padahal, keputihan bau amis termasuk jenis keputihan yang tidak normal. Meskipun, keputihan adalah kondisi yang umum terjadi pada wanita, namun tidak banyak yang mengetahui bahwa keputihan terbagi menjadi dua jenis. Untuk informasi lebih lengkap, simak artikel berikut ini.
 

Keputihan Pada Wanita

 
Keputihan adalah sebutan untuk cairan yang keluar dari area kewanitaan. Cairan ini berasal dari proses alami yang terjadi pada serviks dan keluar ditandai dengan cairan berwarna putih bening yang disebut dengan keputihan.
 
Keputihan menjadi salah satu cara area kewanitaan melindungi diri dari infeksi bakteri yang akan menganggu kesehatan area kewanitaan. Namun, banyak yang tidak mengetahui bahwa keputihan pada wanita terbagi menjadi dua jenis, di antaranya:
 
Keputihan normal dan keputihan tidak normal. Dimana, keputihan normal adalah jenis keputihan yang umum di alami oleh wanita pada masa sebelum menstruasi ataupun sesudah menstruasi. Bahkan pada saat masa subur, seperti sehabis melahirkan.
 
Namun, keputihan yang tidak normal adalah sebuah kondisi yang harus diwaspadai oleh kaum wanita. Karena, keputihan tidak normal salah satu tanda bahwa adanya penyakit kelamin yang menyerang kesehatan area kewanitaan.
 

Apakah Keputihan Bau Amis Jenis Keputihan Normal?

 
Keputihan yang normal akan keluar ditandai dengan warna cairan keputihan berwarna putih bening dan tidak disertai dengan bau ataupun rasa gatal. Sementara, pada keputihan tidak normal akan ditandai dengan perubahan warna cairan, tekstur cairan, dan adanya bau serta rasa gatal.
 
Hal ini yang terjadi pada keputihan bau amis, dimana keputihan ini termasuk jenis keputihan yang tidak normal. Karena, keputihan jenis ini akan ditandai dengan perubahan warna cairan dan disertai dengan bau amis yang menyebabkan ketidaknyamanan.
 
 

Lalu, Apa Penyebab Keputihan Bau Amis?

 
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa keputihan bau amis adalah kondisi keputihan yang tidak normal. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab keputihan berbau amis dan penyebab utamanya adalah infeksi.
 
Salah satu penyebab wanita mengalami keputihan berbau amis sering disebabkan oleh bakteri vaginosis. Ini adalah sebuah kondisi, dimana terjadi ketidak seimbangan pertumbuhan bakteri jahat lebih banyak dari bakteri baik yang melindungi area kewanitaan dari infeksi.
 
Sehingga, akan menyebabkan perubahan pada cairan keputihan, menimbulkan rasa gatal, dan seringnya keputihan jenis ini akan disertai oleh bau amis.
 
Tidak hanya itu, wanita dengan usia 15 hingga 25 tahun yang sudah aktif melakukan hubungan seksual, maka berisiko untuk terinfeksi oleh penyakit menular seksual yang ditandai dengan keputihan tidak normal. Biasanya, penyakit kelamin yang menyerang wanita akan ditandai dengan kondisi keputihan.
 
Hampir semua jenis penyakit kelamin yang menyerang wanita akan ditandai dengan keputihan tidak normal. Salah satu penyakit kelamin yang mengakibatkan keputihan berbau amis adalah penyakit kelamin trikomoniasis dengan cairan keputihan berubah menjadi hijau, gatal, dan bengkak pada area Miss V.
 
Umumnya, penyebab keputihan berbau amis yang terjadi pada wanita sering disebabkan karena infeksi jamur dan infeksi bakteri yang terjadi akibat adanya infeksi menular seksual. Sebaiknya, jika Anda memiliki keputihan berbau amis, segera periksakan dengan dokter.
 

Bagaimana Cara Mencegah Keputihan Berbau Amis?

 
Tidak hanya penyebab keputihan bau amis, namun banyak wanita yang bingung dengan cara mencegah keputihan jenis ini. Banyak wanita yang mengabaikan segala faktor yang sebenarnya meningkatkan mereka untuk menderita keputihan seperti ini.
 
Hal penting yang bisa Anda lakukan untuk mencegah keputihan bau amis adalah dengan menjaga kebersihan area kewanitaan. Usahakan, area kewanitaan tetap bersih dan terjaga kelembabannya agar tidak mudah terinfeksi oleh bakteri dan jamur.
 
Sebaiknya, Anda rutin mengganti celana dalam sehari tiga kali dan bersihkan area kewanitaan dengan air bersih serta keringkan dengan handuk bersih.
 
Bagi Anda yang sudah aktif berhubungan seksual, maka sebaiknya hindari aktivitas seks yang tidak aman, seperti berhubungan seks dengan banyak pasangan seks dan kerap berganti-ganti pasangan. Karena, kondisi ini dapat menyebabkan Anda terinfeksi oleh penyakit kelamin.
 
Apabila Anda ingin berhubungan seksual, maka sebaiknya lakukan hanya dengan satu pasangan seks yang terhindar dari infeksi menular seksual jenis apapun. Sebaiknya, saat Anda berhubungan seks dengan pasangan yang tidak diketahui riwayat seksualnya, maka mintalah untuk menggunakan pengaman (kondom).
 
 
 

Solusi Dan Pengobatan Keputihan Bau Amis

 
Beberapa dari Anda mungkin sudah melakukan berbagai cara untuk mencegah keputihan berbau amis agar tidak menjadi semakin berbahaya. Namun, tidak sedikit dari mereka yang mengalami kondisi sama meskipun sudah dilakukan pencegahan.
 
Untuk kondisi seperti ini, maka solusi yang sangat tepat adalah dengan melakukan pemeriksaan sedini mungkin dengan dokter. Saat Anda sudah menjaga kebersihan area kewanitaan dengan benar, namun tidak ada perubahan pada kondisi Anda.
 
Maka, pemeriksaan dengan dokter adalah solusi yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap cairan keputihan Anda. Tujuannya adalah untuk mengetahui penyebab pasti Anda mengalami keputihan berbau amis.
 
Setelah dokter mengetahui penyebab dan kondisi Anda yang sebenarnya, maka dokter akan memberikan Anda tindakan pengobatan yang sesuai dengan penyebab dan tingkat keparahan yang sedang Anda derita.
 
Nah, jika Anda salah satu wanita yang memiliki keputihan berbau amis. Maka, segera hubungi dokter Klinik Apollo untuk mendapatkan penanganan sedini mungkin, sebelum kondisi Anda semakin berbahaya dan menimbulkan komplikasi yang sangat buruk bagi kesehatan Anda.
 
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi dokter Klinik Apollo melalui 081233881616 atau konsultasikan diri Anda melalui layanan konsultasi online yang tersedia dibawah ini.