Perubahan kondisi hormonal pada wanita salah satunya ditandai dengan keluarnya lendir yang diproduksi oleh serviks dan vagina disebut keputihan. Meski keputihan merupakan hal normal, namun kedatangannya seringkali menimbulkan masalah pada bau, gatal, ataupun berbagai keluhan lainnya yang mengganggu. Mengatasi keputihan bisa Anda lakukan dengan menggunakan berbagai bahan alami. Simak ulasannya berikut ini.
 




Bahan-bahan Alami Untuk Mengatasi Keputihan
 
  1. Cuka Apel
Menurut sejumlah penelitian yang telah dilakukan, cuka apel dapat berfungsi sebagai bahan pencuci vagina dan mampu mengatasi keputihan yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau vaginosis bakterialis. Cuka apel sangat baik untuk menjaga keseimbangan keasaman pada vagina karena mengandung antiseptik dan aroma yang bisa menghilangkan bau tak sedap dari keputihan.



  1. Yoghurt
Yoghut mengandung bakteri baik lactobacillus yang tinggi dan berguna untuk menjaga pH area kewanitaan. Bakteri baik dari yoghurt tersebut bisa mengobati infeksi jamur pada vagina yang menyebabkan keputihan.

 
  1. Pisang
Buah pisang mengandung glikemik yang berperan sebagai pengganti gula sehari-hari. Gula bisa memicu pertumbuhan jamur penyebab keputihan, oleh karena itu sebagai gantinya Anda bisa mengkonsumsi pisang secara rutin.



  1. Delima
Setiap bagian buah delima mempunyai manfaat. Mulai dari akar, buah, kulit batang, bunga, dan kulit buah baik untuk kesehatan karena mengandung saponin dan flavonoida. Buah delima sering digunakan untuk mengatasi keputihan karena bisa membunuh bakteri dan infeksi jamur.



  1. Cranberry
Buah cranberry mengandung antibiotik, anti jamur, dan antioksidan yang dapat mencegah bakteri berkembang biak pada organ kewanitaan. Untuk mengatasi keputihan, buah ini bisa Anda konsumsi langsung atau Anda buat menjadi jus buah.
 



Penyebab Keputihan Pada Wanita



Keputihan yang Anda alami bisa dipengaruhi oleh siklus menstruasi atau masa subur, Anda sebenarnya tidak perlu merasa khawatir jika keputihan yang dialami masih termasuk keputihan normal.
Namun jika ditemukan perbedaan pada keputihan seperti warna, konsistensi, bau, gatal, hingga keluhan lainnya yang tidak wajar Anda perlu mengambil langkah untuk mengatasi hal tersebut. Beberapa penyebab keputihan tidak normal pada wanita antara lain :


  • Infeksi bakteri, keputihan berwarna putih keruh keabuan, encer, berbau tidak sedap dan disertai rasa perih pada vagina
  • Infeksi jamur candida, keputihan berwarna putih kental namun disertai dengan keluhan panas dan gatal pada organ kewanitaan
  • Penyakit menular seksual, keputihan bisa berwarna kuning, hijau, atau disertai dengan bercak darah. Menimbulkan sakit saat buang air kecil dan setelah berhubungan seksual.


Hal paling penting dalam mengatasi keputihan adalah dengan menjaga kebersihan dan kesehatan vagina Anda. Vagina yang bersih akan terjaga keseimbangannya dari bakteri baik dan terhindar dari risiko infeksi. Namun jika keluhan keputihan yang Anda alami menunjukkan gejala keputihan yang tidak normal, segeralah periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya dan agar Anda mendapatkan penanganan yang sesuai.