Apa yang dimaksud dengan impotensi?

Impotensi adalah gangguan yang cukup mengkhawatirkan bagi hampir semua pria. Tanda impotensi paling umum pada pria adalah ketika penis tidak bisa ereksi walaupun sudah mendapatkan rangsangan. Namun tak hanya itu, jika pria mengalami kondisi sulit dalam mempertahankan ereksi gangguan ini juga bisa dikatakan impotensi.

?




Gejala dan tanda impotensi umum pada pria

  • Penis tidak mampu ereksi
?
Penis yang tidak mampu ereksi walaupun telah mendapat cukup rangsangan adalah tanda impotensi paling umum pada pria. Ketidakmampuan ini disebabkan oleh aliran darah pada penis yang terhambat. Gangguan ereksi ini jika dibiarkan tanpa penanganan bisa mempengaruhi kehidupan seks pria dengan pasangannya, bahkan dapat menimbulkan gangguan psikologis seperti stress dan depresi karena adanya tekanan dan kebutuhan seksual yang tidak dapat dikeluarkan.>>> Ingin mengetahui gejala impotensi lebih lanjut [klik disini]
  • Ereksi tidak maksimal
?
Tanda impotensi lainnya adalah ereksi yang tidak bisa bertahan lama atau muncul rasa tidak puan saat melakukan penetrasi hubungan seksual baik dari diri pria itu sendiri maupun dari pasangan wanitanya.
?
  • Sulit orgasme
?
Kesulitan dalam mencapai orgasme dapat membuat hubungan seksual Anda dengan pasangan terasa hambar dan bahkan kurang memuaskan. Kondisi seperti ini juga merupakan salah satu tanda umum impotensi. Rata-rata pria bisa mencapai orgasme pada hubungan seksual di menit ke 10 hingga 15 setelah penetrasi penis ke dalam vagina.
?
?
?
  • Gairah seksual menurun
?
Setelah 3 tanda impotensi utama diatas, gejala impotensi lain yang akan menyertai adalah gairah seksual yang menurun. Menurunnya minat atau gairah berhubungan seksual ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Misalnya kondisi fisik atau psikis yang tidak stabil, atau sedang ada konflik dan masalah dalam rumah tangga.
?
Mengatasi impotensi pada pria

Tahap pertama yang paling tepat jika Anda merasakan tanda impotensi yaitu dengan memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan dokter. Mendiagnosa dan menangani impotensi berbeda-beda caranya tergantung dari penyebab serta bagaimana kondisi yang sedang dialami oleh pasien.
  • Konsultasi atau konseling
?
Konsultasi atau konseling bisa Anda lakukan dengan dokter dan psikiater. Konsultasi dan pemeriksaan diri dilakukan dengan dokter untuk melakukan pengecekan apakah impotensi yang Anda alami disebabkan oleh adanya gangguan fisik. Sedangkan konseling dilakukan jika tanda impotensi yang Anda alami dirasa disebabkan oleh gangguan yang bersifat psikologis seperti stress dan gangguan kecemasan.
?
Mengatasi impotensi yang disebabkan oleh penyebab fisik tentu harus dituntaskan dahulu dengan cara mengobati penyakit tersebut. Untuk impotensi karena masalah psikologis biasanya akan diatasi dengan cara terapi.
?
?
  • Menjalani gaya hidup sehat
?
Gaya hidup yang sehat tentu akan berdampak pada kondisi fisik Anda. Berhenti merokok, tidak mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang, serta istirahat yang cukup akan mengurangi risiko Anda terkena impotensi baik dari baik dari penyebab fisik maupun penyebab psikologis.
?
  • Berolahraga secara teratur
?
Olahraga dapat membantu melancarkan aliran darah seluruh tubuh termasuk ke bagian alat vital. Selain itu bisa juga menjadi refreshing yang paling sederhana dari segala aktivitas pekerjaan yang menjenuhkan.