Cara Mengobati Penyakit Orkitis
Penyakit orkitis adalah peradangan akut atau peradangan pada testis yang biasanya terjadi sebagai reaksi sekunder terhadap infeksi pada bagian tubuh lainnya. Peradangan ini dapat terjadi pada satu atau kedua testis sekaligus.

Penyakit orkitis dapat dipicu oleh virus atau bakteri misalnya penyebab dari penyakit ini adalah virus gondong sebagai penyebab dan Neisseria gonorrhoeae sebagai penyebab umum epididimitis atau radang saluran sperma yang terletak di belakang testis.

>>>bagaimana cara mengobati orkitis? [klik disini berkonsultasi] <<<


Gejala penyakit orkitis
Gejala orkitis biasanya muncul tiba-tiba, seperti:
Penyakit orkitis yang disebabkan oleh infeksi virus biasanya akan muncul hingga 7 hari setelah seseorang memiliki gondong. Jika Anda mengalami kegembiraan atau pembengkakan di skrotum, segera kunjungi dokter untuk memulihkannya.

Baca juga: cara pencegahan orkitis

Penyebab dan faktor risiko penyakit orkitis
Banyak virus dan bakteri dapat menjadi penyebab orkitis. Jika dilihat dari penyebabnya, orkitis dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
  • Orchitis idiopatik, adalah jenis orkitis yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Orkitis bakteri. Bakteri yang paling sering menyebabkan orkitis adalah Escherichia coli, Staphylococcus, dan Streptococcus. Bakteri yang menyebabkan epididimitis juga bisa menjadi penyebab perubahan orkitis. Pada pria aktif, bakteri yang menyebabkan penyakit menular seksual dapat menyebabkan orkitis.
  • Virus orkitis. Virus adalah penyebab utama orkitis. Jenis orkitis ini paling sering terjadi pada anak laki-laki berusia kurang dari 10 tahun.
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang menghilangkan orkitis adalah:
  • Berusia lebih dari 45 tahun.
  • Memiliki infeksi saluran kemih berulang.
  • Tidak diberi vaksin gondong (vaksin MMR).
  • Penggunaan kateter dalam jangka panjang.
  • Lahir dengan saluran kemih yang abnormal.
  • Jangan pernah menyetujui operasi yang membahas saluran kemih atau organ genital.
  • Memiliki atau memiliki penyakit menular seksual.
  • Pergantian mitra.
  • Seringkali melakukan aktivitas seksi yang melibatkan infeksi, termasuk tanpa menggunakan kondom.
  • Berhubungan intim dengan penderita penyakit menular seksual.
Bagaimana cara mendiagnosis penyakit orkitis?
Untuk memeriksa apakah ada masalah orkitis, dokter pertama-tama akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menentukan keberadaan kelenjar getah bening yang membesar di selangkangan, pembengkakan testis, dan pembengkakan pada perbaikan prostat.
Berikut ini adalah beberapa tes lanjutan yang dapat direkomendasikan oleh dokter:
  • Tes urin. Tes ini akan membuktikan adanya penyakit menular seksual atau bakteri lain yang menyebabkan infeksi.
  • Tes darah. Tes ini dilakukan untuk mengetahui apakah pasien terinfeksi virus HIV, sifilis, atau penyakit menular seksual lainnya.
  • Testis Ultrasonografi. Dari pemeriksaan ini, dokter dapat melihat aliran darah ke testis.
  • Pemeriksaan colok dubur. Dokter akan memeriksa pembengkakan atau pembesaran prostat. Diperlukan pemeriksaan untuk pengobatan lama yang diperlukan untuk antibiotik.
  • Pemeriksaan penyakit menular seksual. Dalam tes ini, dokter akan mengambil sampel cairan genital yang diambil dari ujung penis. Tes ini berfungsi untuk mengetahui apakah pasien tersebut kompatibel dengan gonore atau klamidia.
  • Tes pencitraan pada testis. Dalam tes ini, pelacak radioaktif dimasukkan ke dalam aliran darah dan pemindai khusus akan memetakan aliran darah ke testis. Hasil tes ini dapat mengkonfirmasi apakah pasien menyetujui orkitis atau tidak.
>>> Klinik Apollo bagus atau tidak? <<<


Klinik Apollo adalah Klinik Spesialis Penyakit Kulit Dan Kelamin, memiliki banyak pengalaman dalam menangani berbagai penyakit kelamin. Didukung dengan peralatan medis yang modern serta dilengkapi laboratorium dan dokter yang berkompetensi.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara mengobati penyakit orkitis Anda dapat berkonsultasi dengan Klinik Apollo dengan cara klik konsultasi online atau hubungi hotline kami di nomor 0812-3388-1616.